WARGA DI MEDAN DELI ADILI KEPALA LINGKUNGAN TJ MULIA ATAS KONFLIK TANAH, WARGA SUDAH LAMA DI LOKASI KONFLIK,
Media Suara Rakyat | Medan, Sabtu 19/07/2025
Warga yang bermukim di tanah Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli menilai bahwa kepala lingkungan tidak becus dan adil akibatkan warga dan rakyat bermukim di tanah 17 hektar yang mau di ekskusi.
Dijelaskan masyarakat dan warga pemukiman bahwa detik-detik 3 Kepling di Tj Mulia, Medan Deli Diburu dan Dimassa Usai berhasil memukul mundur pasukan keamanan dari TNI, Polri, dan Satpol PP, warga tampaknya masih tak puas. Mereka kemudian memburu Kepling 16, 17, dan 20 untuk ditangkap.
Kemarahan warga kian tak terbendung. Tak lama setelah pasukan keamanan membubarkan barisan, warga langsung menyerbu Warkop Agam Metal yang berada di depan Kompleks Pergudangan Krakatau Multi Centre (KMC).
Seakan mereka mengetahui bahwa di sana ada Kepling 20 yang sedang bersembunyi. Warga pun mengepung warkop tersebut dan memaksa Kepling 20 untuk keluar.
Tak beberapa lama kemudian, Kepling 20 keluar dari dalam warkop dengan dikawal sejumlah orang. Sontak, warga yang sudah emosi langsung memukuli Kepling 20 di tengah Jalan Gunung Krakatau seraya meneriakinya mafia dan pengkhianat.
"Woi pengkhianat kau, mafia kau, mati kau," ujar warga sambil melayangkan pukulan kepada Kepling 20.
Kondisi sempat mencekam ketika Kepling 20 dipukuli layaknya pencuri. Kepling 20 pun terlihat tidak berdaya dan tidak mampu melakukan perlawanan dengan amukan warga tersebut.
Beruntung sejumlah warga yang mengawal berhasil membebaskan Kepling 20 tersebut dari amukan warga. Kemudian, Kepling 20 dibopong dengan pengawalan sejumlah warga ke Gang Sawo, Jalan Alumunium I.
"Jangan dipukul, Kepling kami," kata sejumlah pengawal Kepling 20. Saat ini, informasi diperoleh Kepling 20 sudah diamankan dan mendapatkan perawatan medis.
Kepling 16 dilaporkan juga berhasil ditangkap warga, sedangkan Kepling 17 tidak diketahui keberadaannya.
Untuk diketahui, juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan bersama petugas keamanan hendak melakukan eksekusi atas lahan dan bangunan yang berdiri di Lingkungan 16, 17, dan 20 Tanjung Mulia seluas 17 hektare.
Warga pun tak terima dan melakukan aksi penolakan dengan memblokade Jalan Gunung Krakatau serta Jalan Alumunium I yang menjadi objek eksekusi.
Namun berdasarkan keterangan Lurah Tanjung Mulia, Jufri Mark Binardo Simanjuntak disebutkan bahwasanya tidak ada rumah warga di yang akan dieksekusi.
"Ahli waris lahan di Tanjung Mulia dipastikan tidak akan mengeksekusi rumah warga. Eksekusi hanya berlaku untuk gudang-gudang," ujarnya beberapa waktu lalu.
MEDIA SUARA RAKYAT | Anti KKN
Baca selengkapnya https//www.suararakyatmedia.blogspot.com atau baca majalah Media Suara Rakyat di Shopee dan lazada | Suararakyatmedia.
Sumber : Jurnalist
Penulis : hamid
Editing : Rijal
Pimred : MR Ritonga
Media Suara Rakyat | Anti KKN
PT SKP | Pekerjanews | KelasTV | Media Suara Rakyat | Suara Kelas Pekerja
Media Suara Rakyat |
WA : 0822 7776 0575 | suararakyatsr678@gmail.com
Jl Marindal II, Deli Tua, Deli Serdang
#media #kantormedan #berita #fakta #prabowo #kkn #habisikkn #korupsi #kolusi #nepotisme #medan #tanjungbalai #rantauprpapat #padangsidempuan #sibolga #siantar #tebingtiggi #binjai #kotanopan #warga #narkotika #pekerjaan #keamanan
#media #kantormedan #berita #fakta #prabowo #kkn #habisikkn #korupsi #kolusi #nepotisme #medan #tanjungbalai #rantauprpapat #padangsidempuan #sibolga #siantar #tebingtiggi #binjai #kotanopan #warga #narkotika #pekerjaan #keamanan
#eksekusi #lahan #tanjungmulia #MedanDeli






